Jika kemaren kita sudah membahas gambaran tentang hidroponik dan cara membuat hidroponik, kali ini kita akan membahas bagaimana sih teknik penanaman hidroponik ?
Mungkin bagi pemula yang mau bergelut di dunia pertanian hidroponik, artikel ini sangat cocok untuk mengetahui bagaimana teknik penanaman hidroponik :
Teknik penanaman hidroponik merupakan cara pemanfaatan media tanam dengan cara hidroponik dalam proses mengolah tanaman. Adapun macam-macam teknik penanaman hidroponik yaitu :
1. Teknik Sumbu.
Teknik sumbu merupakan teknik yang paling mudah serta sederhana dilakukan jika dibandingan dengan teknik yang lain. Teknik ini sangat cocok bagi pemula yang ingin belajar dalam hidroponik. Teknik sumbu berfungsi sebagai medai penyerap nutrisi agar langsung di serap oleh tanaman, maka dari itu sumbunya pun menggunakann sumbu yang memiliki daya serap air yang bagus serta sumbu yang tidak mudah rusak bahkan lapuk.
Baca Juga : Langkah-langkah menjadi Polsuspas / Penjaga Tahanan
Hidroponik
Teknik sumbu merupakan teknik yang paling mudah serta sederhana dilakukan jika dibandingan dengan teknik yang lain. Teknik ini sangat cocok bagi pemula yang ingin belajar dalam hidroponik. Teknik sumbu berfungsi sebagai medai penyerap nutrisi agar langsung di serap oleh tanaman, maka dari itu sumbunya pun menggunakann sumbu yang memiliki daya serap air yang bagus serta sumbu yang tidak mudah rusak bahkan lapuk.
Baca Juga : Langkah-langkah menjadi Polsuspas / Penjaga Tahanan
Hidroponik
2. Teknik Perputaran Nutrisi
Teknik ini mengalirkan air selama 24 jam, jadi air yang ada di penampungan terus berputar mengelilingi setiap tanaman, maka air yang mengandung nutrisi tersebut akan terus mengalir dari satu tanaman ke tanaman yang lain, dengan menggunakan teknik ini tanaman memperoleh nutrisi lebih maksimal. Air yang terus berputar memberikan ruang oksigen kepada tanaman, sehingga tanaman bisa bergerak tumbuh bebas.
Teknik ini mendesain pipa dengan memiringkan pipa antara 2 sampai 6 derajat, usahakan posisi pipa agar tidak terlalu miring karena ini akan membuat air mengalir terlalu cepat sehingga proses nutrisi untuk tanaman tidak optimal. Manfaat dari kemiringan pipa ini yaitu membantu melancarkan air supaya terus mengalir membawa nutrisi untuk tanaman.
![]() |
3. Teknik Apung
Teknik ini menggunakan steoropom sebagai media apung tanaman, steoropom sendiri berfungsi sebagai penyangga pangkal tanaman yang kemudian membuat akar tanaman menguntai didalam air. Teknik ini biasanya dilakukan untuk sekala rumah tangga karena tidak memperlukan energi listrik serta lebih murah dan mudah dilakukan dari teknik yang lain. Salah satunya memanfaatkan wadah penampung air, kemudian dimasukan air serta nutrisi, lalu steoropom untuk ditanami tanaman. Teknik apung ini memiliki kelemahan jika tanaman sudah besar yaitu menyebabkan gelembung oksigen tidak maksimal sehingga oksigennya terbatas, karena terbatasnya oksigen menyebabkan pembusukan akar serat menyebabkan kualitas tanaman kurang baik.
![]() |
Demikian pembahasan dari saya tentang teknik penanaman hidroponik yang saya ketahui, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.






No comments:
Post a Comment